Hello world!

Welcome to WordPress. This is your first post. Edit or delete it, then start writing!

Tips Merawat Bahan Katun

Tips Merawat Bahan Katun

Banyak banget bahan yang digunakan untuk menjadi sebuah baju, seperti chiffon, rajut atau katun. Mungkin mayoritas koleksi bajumu terbuat dari katun, karena ini memang bahan paling nyaman untuk dibuat baju. Nah, ternyata bahan katun ini punya cara tersendiri untuk perawatannya, lho.

Sering mengalami nggak baju kesayangan yang berbahan katun berubah menjadi berbulu atau bahkan berubah warna? Pastinya bete, kan? Oleh karena itu, coba deh, ikuti beberapa tips berikut untuk merawat bahan katun agar tetap bagus.

Suhu Air
Ketika mencuci bahan katun harus tetap diperhatikan suhu pada air untuk mencuci. Gunakan air hangat untuk menghilangkan noda. Jika terlalu panas bisa menyebabkan bahan katun menyusut.

Setrika Terlalu Panas
Bahan katun biasanya terbuat dari bahan yang alami, jadi ketika menyetrika harus perhatikan suhunya. Cukup dengan suhu yang hangat agar baju berbahan katun tidak gampang terbakar dan menjadi kuning.

Pisahkan Warna
Ketika mencuci bahan katun sebaiknya memisahkan antara yang berwarna dengan yang tidak berwarna. Hal ini menghindari agar warna bajunya tetap terawat.

Membersihkan Noda
Pada saat membersihkan noda pada bahan katun, cukup dengan cara merendam selama 10 menit, kemudian dikucek perlahan.

Cara Setrika Baju Katun Mudah dan Cepat

Cara Setrika Baju Katun Mudah dan Cepat

Atur suhu setrika
Suhu panas setrika menentukan hasil kerapian pakaian. Tak perlu terlalu panas, Anda bisa membuat baju menjadi halus dengan suhu sedang pada setrika. Jika pakaian mengeluarkan asap dan terlihat mengkilap, maka itu tandanya suhu panas setrika terlalu tinggi. Kalau sudah begitu, kurangi panas dengan memutar pengaturan suhu ke arah kiri.

Siapkan cairan pelicin
Jangan lupa menyiapkan cairan pelicin. Anda bisa memilih cairan yang mengandung pewangi atau menggunakan air biasa. Memercikkan air ke baju katun akan menjaga serat kain tetap kuat. Air berfungsi melembapkan serat kain yang membuatnya tidak terbakar saat terpapar suhu panas dari setrika. Selain itu, air juga membantu mempercepat proses menyetrika. Sebab, pakaian akan lebih cepat halus saat disetrika dalam keadaan lembap.

Siapkan kain penutup
Bukan hanya alas, Anda juga harus menyiapkan kain penutup. Pasalnya, baju dari bahan katun akan cepat rusak jika terpapar suhu panas setrika yang tinggi secara langsung. Oleh sebab itu, lapisilah baju yang hendak disetrika dengan kain khusus. Ada baiknya kain penutup berada dalam keadaan lembap agar bisa meyerap panas dengan baik. Cara ini akan membuat pakaian lebih rapi.

Gosok sesuai arah serat kain
Perhatikan arah serat kain pada pakaian Anda. Pakaian berbahan katun memiliki serat alami yang tidak boleh diperlakukan sembarangan. Pastikan Anda menyetrika baju sesuai dengan arah serat kain agar tetap awet dan tahan lama. Ingat, jangan pernah mengenakan busana berbahan katun tanpa disetrika. Sebab, baju berbahan katun cepat kusut sehingga akan merusak penampilan jika tidak disetrika.

Nah, Anda juga tidak boleh sembarangan memakai setrika. Hindari pemakaian setrika yang bodinya didominasi plastik. Perhatikan pula kabel pada setrika itu. Jangan pernah memakai setrika yang kabelnya melintir, lantaran bisa menyebabkan korsleting. Jika sudah seperti itu, tandanya Anda harus segera mengganti setrika.

Where can I get some?

Where can I get some?

The standard chunk of Lorem Ipsum used since the 1500s is reproduced below for those interested. Sections 1.10.32 and 1.10.33 from “de Finibus Bonorum et Malorum” by Cicero are also reproduced in their exact original form, accompanied by English versions from the 1914 translation by H. Rackham.

Where can I get some?
There are many variations of passages of Lorem Ipsum available, but the majority have suffered alteration in some form, by injected humour, or randomised words which don’t look even slightly believable. If you are going to use a passage of Lorem Ipsum, you need to be sure there isn’t anything embarrassing hidden in the middle of text. All the Lorem Ipsum generators on the Internet tend to repeat predefined chunks as necessary, making this the first true generator on the Internet. It uses a dictionary of over 200 Latin words, combined with a handful of model sentence structures, to generate Lorem Ipsum which looks reasonable. The generated Lorem Ipsum is therefore always free from repetition, injected humour, or non-characteristic words etc.

What is Lorem Ipsum?

What is Lorem Ipsum?

Lorem Ipsum is simply dummy text of the printing and typesetting industry. Lorem Ipsum has been the industry’s standard dummy text ever since the 1500s, when an unknown printer took a galley of type and scrambled it to make a type specimen book. It has survived not only five centuries, but also the leap into electronic typesetting, remaining essentially unchanged. It was popularised in the 1960s with the release of Letraset sheets containing Lorem Ipsum passages, and more recently with desktop publishing software like Aldus PageMaker including versions of Lorem Ipsum.

Why do we use it?
It is a long established fact that a reader will be distracted by the readable content of a page when looking at its layout. The point of using Lorem Ipsum is that it has a more-or-less normal distribution of letters, as opposed to using ‘Content here, content here’, making it look like readable English. Many desktop publishing packages and web page editors now use Lorem Ipsum as their default model text, and a search for ‘lorem ipsum’ will uncover many web sites still in their infancy. Various versions have evolved over the years, sometimes by accident, sometimes on purpose (injected humour and the like).

Where does it come from?
Contrary to popular belief, Lorem Ipsum is not simply random text. It has roots in a piece of classical Latin literature from 45 BC, making it over 2000 years old. Richard McClintock, a Latin professor at Hampden-Sydney College in Virginia, looked up one of the more obscure Latin words, consectetur, from a Lorem Ipsum passage, and going through the cites of the word in classical literature, discovered the undoubtable source. Lorem Ipsum comes from sections 1.10.32 and 1.10.33 of “de Finibus Bonorum et Malorum” (The Extremes of Good and Evil) by Cicero, written in 45 BC. This book is a treatise on the theory of ethics, very popular during the Renaissance. The first line of Lorem Ipsum, “Lorem ipsum dolor sit amet..”, comes from a line in section 1.10.32.